Senin, 14 Oktober 2013



Kata pengantar

       Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Alloh yang maha esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehinga saya dapat menyelesaikan Makalah ini.
       Makalah ini dibuat untuk memenuhi salahsatu tugas dari guru mata pelajaran B.Indonesia.
       Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Drs.yulhayari dan guru PPL Bapak Abdul Rahman,yang telah memberikan tugas ini semoga dapat bermanfaat.Dan Saya ucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang sudah membantu.
       Saya sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan.Oleh sebab itu,keritik dan saran yang sifatnya membangun saya harapkan untuk bahan kesempurnaan.


                                                                                       Tasikmalaya,   agustus,2009

                                                                                                  Penyusun
                                                       



DAPTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN

  a.Latar belakang       ................................................................................................  1
  b.Rumusan masalah  ...............................................................................................  1
BAB II
PEMBAHASAN
  a.Landasanteoritis……………………………………………………………….....2
  b.Pembahasanintrinsik…………………………………………………………......3
  c.Ringkesan episode 16-30 …………………………………………………….….6
BAB III
PENUTUP
 a.simpulan  ……………………………………………………………………..….11
 b.saran ...…………………………………………………………………………...11  





                                                     BAB I
                                          PENDAHULUAN

 a.Latar belakang
      Makalah ini dibuat untuk memenuhi salahsatu tugas dari guru mata pelajaran B Indonesia.Bukan itu saja,saya ingin lebih memahami makna Hadist-Hadist yang ada.Sehigga saya dapat mengetahui baik,buruknya perbuatan yang saya lakukan dengan teman maupun keluarga.
 b.Rumusan masalah
         Apakah baim mengerti sifat orang dewasa?
         Kenapa baim salalu salah menapsirkan Hadist-Hadist?
         Mengapa baim selalu membuka kebohongan orang tuanya?
         Unsur intrinsik apa yang terkandung dalam sinetron Baim Anak Sholeh ?





                                                

b.Pembahasan intrinsik                                                                 
  -Tema             : Menurut Filem atau sinetron yang saya analisis,sinetron ini   mengajarkan lebih memahami Hadist-Hadist.Khususnya dalam bidang keagamaan yaitu agama islam.                                                             
   -Alur           :     Menurut Filem yang saya tonton,alur sinetron Ramadan   ini   maju.
                              Penokohan ;
                      -  Ibrahim Alkatiri Sebagai Baim
                      -  Raffi Ahmad Sebagai Om Raffi
                      -  Dian Nitami Sebagai Ibu Baim
                      -  Ramzi Sebagai Ayah Baim
                      -  Qubil Sebagai Pak Ustad
                      -  Nizam sebagai Nizam
                      -  Ali Sebagai Ali
                      -  Zayla Sebagai Zayla
                      -  Nisrina Sebagai Nisrina
                      -  Bili Kurniawan Sebagai Bili
                      -  Suhel Sebagai Suhel                                             
                   Watak\Karakter
          -  Baim                  Wataknya        Pintar,Polos,Jujur,Lucu
           -  Om Raffi                                   Humoris                                   
           -  Ibu Baim                                    Pemarah,cerewet,dan penyayang
           -  Ayah Baim                                 Baik,Penyayang,kekanak-kanakan
           -  Pak Ustad                                   Berdakwah,guru ngaji
           -  Nizam                                         Polos,Pembela
          -   Ali                                              Polos
          -  Zayla                                            Pendiam,polos
          -  Nisrina                                         Polos,pintar
          -   Billy Kurniawan                         Pintar,polos
          -   Suhel                                           Pendiam 





                                                         






·         Sudut pandang  :  Menurut Filem yang saya tonton,cara pandang pengarang sinetron ini menceritakan peranan yang memerankan orang ke 2 dan orang ke 3 yaitu Baim dan orang lain.
·         Seting
·         Tempat    :    Di rumah,mesjid,taman dan lingkungan komplek
·         Waktu     :    04.30 WIB,07.00 WIB, 10.00 WIB,12.00 WIB,15.30
                          WIB,14.00 WIB,18.00 WIB,19.00 WIB.
·         Suasana   :     Gembira,Sedih
·         Amanat    ;                                                     
            Menggambarkan dimana anak-anak di ajarkan lebih memahami makna Hadist-Hadist yang ada,hingga seorang anak dapat mengetahui baik,buruknnya perbuatan yang mereka lakukan sehari-hari dengan teman maupun keluarga.






                                                        







BAB III
PENUTUP

       a.Simpulan                                                                                                               Ibrahim (Ibrahim Al Katiri), yang akrab dipanggil Baim  adalah seorang anak yang lucu dan pintar. Setiap apa yang dilakukannya dia selalu mengingat Hadist-Hadist yang dibacanya. Ayah Baim (Ramzi), dan ibunya (Dian Nitami), tindakan atau perbuatan sengaja maupun tidak sengaja kedua orang tuanya dan orang-orang disekelilingnya memberikan pelajaran penting bagi Baim dalam memahami Hadist-Hadist yang akhirnya diketahui maknanya. Baim dan kawan-kawannya terkadang mengartikan Hadist-Hadist tersebut sesuai dengan pikiran mereka. Seperti Baim memandang Surga ditelapak kaki ibu, Baim memandangnya bahwa sepatu, sandal yang digunakan ibunya salah satunya ada Surga. Rafi (Raffi Achmad) dan Ustad membantu Baim dalam menuntaskan pemahaman Baim serta teman-temannya untuk mengerti makna Hadist-Hadist. Rafi dan orang tua Baim sebagai orang dewasa juga masih melakukan kekhilafan atau kesalahan yang mereka baru sadari ketika Baim mengingatkan.
      b.Saran
        Alhamdulilah,makalah Bahasa Indonesia yang judulnya Baim Anak Sholeh sudah selesai di kerjakan .Saya mengerjakan Makalah ini melewati banyak sekali rintangan.Tapi rintangan ini alhamdulilah bisa saya lewati sampai akhirnya menghasilkan makalah ini.
       Saya sadar bahwa makalah ini masaih jauh dari kesempurnaan.Oleh karena itu ,kritik dan saran yang sipatnya membangun Saya harapkan untuk bahan kesempurnaan.Dan saya pun akan menerimanya dengan senang hati.Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
                                                
                                                            




   c. Ringkesan cerita episode 16 sampai 30
   Pada saat itu baim dan tim grupnya lagi mengikuti pertandingan sepak bola.Tapi di tengah permainan baim di curangi oleh lawan grup lawannya.Bukan saja itu,ayah baim pun tidak luput di kerjain dengan di perosotkan celana oleh mereka,padahal papah baim itu orang yang memimpin pertandingan.karena jengkel oleh ulah mereka,papa,baim,dan teman-teman setuju membatasi wilayah kompleknya,agar tidak di lewati komplek tetangga,persalisihan pun terjadi antara tim kelompok baim sama tim komplek sebelah,mereka pun saling mengerjain satu sama lain.Pada sore harinya papa berniat untuk mengerjain komplek sabelah dengan cara memutuskan saluran airnya,hal hasil yang kena ternyata komplek baim .Orang-orang pun protes kepada papa,mereka ingin di perbaiki lagi saluran airnya.Terpaksa papa baim pun memperbaikinya,papa pun berusaha keras menyambungkannya lagi, tapi tetap saja masih susah,meskipun sudah di bantu baim dan teman-temannya.Setelah beberapa menit kemudian,baim melihat orang-orang komplek sebelah.Baim pun meminta pertolongan kepada mereka,dan mereka pun bersedia.Akhirnya saluran air nyapun tersambung lagi,pada saat itulah baim,papateman-teman baim meminta maaf kepada mereka.Pada akhirnya mereka sadar bahwa bermusuhan itu di larang oleh agama,karena pada suatu saat kita pasti membutuhkan bantuan orang lain
Episode 17
       Pada waktu itu sehabis solat berjamaah ,tepatnya solat asar .Pada saat mau pulang Ayah kehilangan sandalnya,pada waktu bersamaan ada seorang pemulung lagi berada di depan mesjid.Ayah langsung menegur si pemulung itu ,Baim dan Ayah langsung managkap pemulung itu,pada saat pemulung itu tertangkap.Om Raffi langsung menuduh pemulungitulah pencurinya.Tapi Nizam malah membela pemulung itu,saat mereka berdebat si pemulung kabur .
Pada paginya Ayah dan Baim melihat pemulung itu masuk ke mesjid.Mereka mengikutinya dari belakang,di saat pemulung itu masuk dia melihat penjaga mesjid sedang mencuri uang kas mesjid.Si Pemulung mencoba mencegahnya
                                                               
perselisihan pun terjadi ,sampai-sampai dilihat Ayah,yang malangnya kas itu
lagi ada dilengan pemulung itu,otomatis Ayah langsung menegur pemulung itulah
pencurinya.Tapi baim curiga kepada penjaga mesjid itu .Baim melihat uang yang keluar dari pecinya,memang kecurigaan itu benar.Pada akhirnya Ayah dan baim tau siapa pencurinya,pemcurinya iyalah panjaga mesjid
Episode 18
      Pada waktu itu Ibu Baim lagi membersihkan Guci kesayangannya.Tapi di luar rumah Ayah dan Baim lagi bermain sepak bola,Ayah langsung menendang bola itu dengan keras,yang malangnya bola itu mengenai guci ,sampai pecah.Ibu yang lagi ada di depanya  marah-marah kepada Ayah.Tapi Ayah menenangkan Ibu dengan mengatakan kalau marah itu tidak akan masuk surga
    Pada sore harinya Baim bernain dengan temanya ,hingga saat pulang badan Baim berlumuran lumpur.Ibu dan ayah marah kepada Baim ,tapi Baim menenangkan Ibu danAyah dengan berkata kalau marah itu tidak akan masuk surga.Pada malamnya Baim menghampiri meja makan,tapi di meja maka tidak ada makanan satu pun .Baim marah kepada Ibu,tapi Ibu mengatakan kalau marah itu tidak akan masuk surga.Hingga baim lengkel dengan ulah mereka,lambat laun Baim sadar bahwa Baim tidak boleh marah danjangan bikin orang marah ke oada kita.satelah sadar Baim meminta maaf kepada Om Rafi,Ayah,Ibu dan teman-temanya,sapai mereka pun memaafkanya
Episode 19
       Pada siang itu Baim dan Nizam berniat untuk membuat bazaar barang bekas .Baim yang puny ade tersebut berniat untuk melipat gandakan hasil barang yang sudah di jualnya .Hingga kegiatan yang di lakukan Baim diketahui oleh orang tuanya.Ayah marah besar kepada Baim ,begitu juga Ibu.Salahnya barang itu yang ada di rumah baim,contohnya Barang kesayangan Ayah TV,Sepatu,dan jaket.Ibu juga jam tangannya,perhiasan,dan bajunya tidak luput dari kenakalan Baim.Setelah tau kelakuan Baim pak Ustad langsung memberikan ceramahnya.Hingga Baim menjadi mengerti .
Episode 20
         Pada saat itu Baim,Ali,Nizam,Billy,dan shuel, lagi di kejar tawon.Mereka pun berlari-lari agar tidak tersengat tawon itu.setelah lari kejauhan,Baim dan kawannya istirahat dulu di dekat pohon sambil berjaga jaga kalau nanti dating tawon.Karena sanking ketakutan Ali mengompol di celana.Nizam mengetawakan Ali(sambil ngeledek),Baim mengatakan”ko udah gede masih ngompol “
            Pada sorenya Baim dan kawanya mangaji di mesjid.Tapi mereka malah bercanda,sampai-sampai pak Ustad marah kepada mereka,masalahnya Baim ngomong yang tidak baik kepada Nizam.Pak Ustad memberikan Hadistnya”kalau kita tidak bias ngomong baik lebih baik diam.Baim dan Nizam menjadi mengerti.Bahwa kita tidak bisa ngomong baik lebih baik diam
Epsode 21
        Pada siang itu .Baim dan teman-temanya lagi nongkrong di pinggir jalan,sambil membicarakan berpuasa.setelah berbincang-bincang ,mareka melihat orang tua yang duduk,iaiu si kakek tua itu minum air .Baim dan teman-temannya pun menjadi keheranan,karena penasaran mereka menghampiri kakek tua itum,lalu mereka bertanya “kakek tidak puasaya”Oh kakek itu musapir jadi kakek tidak diwajibkan berpuasa.Hngga Nizam dan Baim salah paham tentang musapir,menurut mereka kalau kita berjalan jauh kita bias makan.Seperti yang dikatakan mereka sangaja berjalan jauh, saat mau makan pak Ustad memergoki mereka,kata mereka kami musapir jada kita
tidak diwajibkan berpuasa ,mereka jadi salah paham lagi tentang
                                                                
musapir.Karena kebodohan mereka,pak Ustad langsung memberikan ceramahnya,”jangan cari-cari alasan untuk berbuka puasa,sampai mereka mengerti ,mereka harus sabar menunggu berbuka puasa.
Episode 22
      Pada pagi itu,ada sebuah keluarga yang baru pindah dari luar kota ke compile Baim,mereka suami istri ,karakter dan pisik mereka berbeda,si ibu berbadan gendut dengan perwatakan pemarah dan cerewet dan keras kepala.Sedangkan suaminya  pendiam suka mengalah sama istri dan selalu di bentak bentak oleh istrinya
     Baim dan teman temanya mengintip di pinggir tembok.Mereka mempunyai keinginan untuk memebantu  karena kata mereka takenal maka tak sayang.Sehingga mereka punya ide .Baim ingin memebuat kue untuk diberikan kepada mereka.Tetepi pada saat mau diberikan  si ibu gendut itu malah marah-marah kepada         Baim .Kebetulan rumah ibu itu lagi kotor ,tanpa diminta bantuan Baim bersedia untuk membersihkannya.Pada akhirnya si ibu dan si bapa menyadari bahwa mereka berniat membantu.
Episode 23
       Pada siang itu Baim bertingkah aneh.Baim sewaktu-waktu suka mendadak tidur,bukan itu saja sewaktu baim bermain sepeda,Baim dengan sendirinya tidur, sampai-sampai Baim jatuh ke aspal.Masalahnya Baim selalu kesiangan pada waktu saur,akibatnya di siang hari Baim mendadak ngantuk berat.Pada malamnya Baim punya ide untuk membuat peringatan saur.Tapi karena kepolosan Baim.Baim membangunkan orang-oang Pukul 01.00 WIB Pagi,hal hasil orang komplek protes kepada Baim.
Pada paginya Pak Ustad berceramah ‘tentang saur’ “saurlah kamu karena di dalam saur itu ada berkah”  sampai sampai Baim dan teman-temanya menjadi mengerti.                                                         
Episode 25
       Disaat itu Bang Raffi lagi di rawat di rumah sakit,soalnya waktu itu Bang Raffi lagi berlipah Rezeki bayak.Karena kesombongannya itu ,akhirnya Bang Raffi jatuh sakit.Sampai-sampai Bang Raffi tidak ada biyaya untuk membayar rumah sakit,uang Bang Raffi habis karena berpoyapoya
          Pada sorenya Baim dan teman-temannyadan Pak Ustad datang menjenguk Bang Raffi.mereka bersedia membayar addimistrasi Rumah sakit ,uang tersebut dari uang kas mesjid.Bang Raffi bersyukur dan berterimakasih kepada Alloh.sampai-sampai Bang Raffi sadar bahwa Kalau Bang Raffi punya Rezeki banyak jangan di hambur-hamburkan,sebaiknya uang itu di tabung.
 Episode 27
Di saat itu rumah Baim lagi kosong.Ibu dan Ayah lagi pergi ke luar kota .Di rumah Cuma ada Baim dan teman-temanya yang lagi di jaga oleh Bang Raffi.setelah tau rumah Baim kosong .Pada malamnya Maling masuk ke rumah Baim .Si maling itu mencoba membawa TV ,hal hasil aktipitas maling itu di pergoki oleh Baim dan teman-teman.Pada saat maling itu tertangkap si maling sadar bahwa maling barang itu tidak baik.Pada akhirnya si maling kembali ke jalan yang benar.
Episode 28
      Pada sing itu Baim tidak sengaja menjatuhkan Handphon Ayah.Karena ada rasa bersalah Baim dan teman-temannya itu mengumpulkan uang untuk mengganti HP Ayah .Mereka rela berkerja keras untuk mengumpulkan uang ,setelah uang itu terkumpul,mereka pergi ke toko HP ,tetapi uangnya tidak cukup untuk membeli HP yang mirip Ayah,dan karena ada tidak bisa menjadi anak yang berbakti.Karena putus asa tidak bisa mengganti HP Ayah .Baim nekat minggat rumah ,sampai-sampai di temukan di mesjid oleh pak Ustad .Si Ustad menasehati Baim .Kalau Berbakti tidak mesti dengan uang ,tetapi cukup dengan takwa dan taat kepada orang tua.Setelah di nasehati oleh pak Ustad Baim menjadi sadar bahwa berbakti tidak mesti dengan uang tapi dengan takwa dan turut atau taat kepada orang tua
Episode 30
        Pada sore itu Baim dan Ayah lagi menaiki kendaraan delman,di tengah perjalanaan si kusir menyambuki pantat kuda,Baim yang ada ai belakang merasa kasihan terhadap kuda itu.setelah sampainya di rumah Bam kepikiran terus sama kuda itu.Baim merasa kasihan kepada kuda itu .Sampai akhirnya Baim ounya ide ,Baim ingin mencuri kuda iu
       Pada malamnya Baim mengajak 6 temannya untuk ikut serta dalam perencanaan Baim .Singkat cerita kuda berhasil dicuri ,dan kuda itu di sembunyikan di rumah Baim.Pada akhirnya Ibudan Ayah sampai terkejut karena ada kuda di rumah.Baim pun menceritakan kelakuanya kaada Ayah dan Ibu .
Pada keesokan harinya  pak kusir dating ke rumah Baim ,tujuannya untuk malamar pekerjaan ,si pak kusir ingin menjadi pembantu mereka.Ayah dan Ibu        mengetes pak kusir itu dengan pekerjaan yang berat,pada saat Ayah meyuruh mengankat meja kusir jatuh ke lantai,sampai kudanya melihatnya ,karena kasihan ,kuda itu menghampiri pak kusir .Dari kejadian itulah pak kusir menjadi sadar.Bahwa kita jangan menyakiti binatang,karena Binatang juga ciptaan Alloh,apalagi Binatang tersebut telah membantu kita.






                               



                                  
M A K A L A H
BAHASA INDONESIA
( SINETRON BAIM ANAK SHOLEH )














 







                                                              

Oleh    :
                                                       ANO.KARNO                                                         
                                                     Kelas    : XI-IPS 1   


SMA NEGRI 7 TASIKMALAYA
jln.Air Tanjung No.25 Tlp.(0265)321564
KAWALU TASIKMALAYA


BAB II
PEMBAHASAN

a.       Landasan teoretis   
   inalingsaanalapihusri illaladinaamauuwamilussoolihaatiwatawasaubilhaqi watawasaubilsobri
 
Artinya   :  
sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasihat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.